Daerah

Terkait Sewa Pakai Stadion Marilonga, Begini Jawaban Sekretaris Dispora Ende

TEROPONGNTT, ENDE — Sekretatis Dispora Ende, Albert DJ. Djen mengatakan, harus ada Perda yang mengatur tentang pungutan hasil sewa pakai Stadion Marilonga. Karena belum ada Perdanya, tentunya belum bisa secara serta merta lakukan pemungutan terhadap sewa pakai Stadion Marilonga.

Demikian dikatakan Sekretatis Dispora Ende, Albert DJ. Djen, menanggapi, pertanyaan Anggota Komisi III DPRD Ende tentang setoran sewa pakai Stadion Marilonga.

“Maka itu, karena belum ada Perda, tentunya kami belum bisa secara serta merta lakukan pemungutan terhadap sewa pakai Stadion Marilonga. Karena memang Perda-nya belum ada.” ungkap Albert DJ. Djen saat ditemui wartawan TeropongNTT di ruang kerjanya. Jumat (18/10/2019).

Kalau Perdanya sudah disahkan, kata Albert DJ. Djen, Dispora pasti akan menjalani sesuai perintah Perda untuk melakukan pemungutan terhadap sewa pakai Stadion Marilonga. Sementara sesuai SK Bupati Ende, pengelolaan dan segala macamnya, secara otomatis aset Stadion Marilonga adalah milik Dispora Ende.

“Hanya soal pungutan, tentu sewa pakai Stadion Marilonga harus ada Perda. Karena belum mengantongi Perda-nya, maka kami tidak bisa serta merta melakukan pemungutan,” katanya.

Albert DJ. Djen menambahkan, sesuai Perda yang diusulkan piahknay, jika Stadion Marilonga dipakai pada malam hari hitungannya Rp 1 juta per/jam, sedangkan kalau dipakai pagi dan siang hari biaya sewanya Rp 500 ribu per/jam.

Disamping itu, berkaitan dengan penjualan karcis, menurut Albert, sesuai regulasi yang ada pada tiap kali iven turnamen sepak bola berjalan, persentase potongan karcisnya diserahkan dan diterima langsung oleh Dispenda.  Ada pun beberapa aset yang menjadi milik Dispora, salah satunya kolam renang, selama ini belum melakukan pungutan. Karena memang sesuai dalam perda yang diusulkan, selain pengelolaan aset Stadion Marilonga, ada juga pengelolaan aset kolam renang.

“Soal aset kolam renang, selama ini dipungut dan setiap bulannya minimal tiga juta rupiah dan diterima langsung oleh Dispenda,” jelasnya.

Jika Perdanya sudah ada dan disahkan serta diserahkan ke Dispora, kata Albert, maka sudah menjadi kewajiban Dispora untuk melakukan pungutan terjadap dua aset tersebut yakni Stadion Marilonga dan kolam renang.

(Rian Laka)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top