Daerah

Praktisi Hukum Stef Pobas Bilang Petunjuk Jaksa Terkesan Mengada-Ada Dalam Kasus Desa Sono

TEROPONGNTT, SOE — Praktisi Hukum, Stef Pobas mengatakan, mandeknya penyelesaian kasus dugaan pemalsuan tanda tangan oleh Elkana Boti selaku Kepala Desa Sono, di Kecamatan Amanatun Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) karena ada petunjuk jaksa yang terkesan mengada-ada.

Menurut Praktisi Hukum, Stef Pobas yang ditemui di Mapolres TTS, Senin (13/5/2019), seharusnya Jaksa tidak lagi memberikan petunjuk untuk meminta keterangan ahli forensik karena hasil uji forensik sudah menjadi bukti jika tanda tangan pada slip penyetoran ada positif dipalsukan.

“Kan sudah ada hasil uji forensik yang menerangkan bahwa tanda tangan pada slip itu memang palsu atau keterangan korban sama persis dengan hasi uji forensic. Lalu untuk apa lagi keterangan ahli forensic?,” tanya Stef Pobas.

Dikatakan Stef, kasus pemalsuan tanda tangan adalah kasus yang sederhana, dimana korban sudah mengakui bahwa tanda tangan pada slip penyetoran adalah bukan tanda tangan korban. Hal tersebut sudah dibuktikan dengan hasil uji forensik pada laboratorium forensik Denpasar Bali.

“Kalau masih mau minta keterangan ahli untuk dilengkapi dalam berita acara Elkana Boti, lalu bagaimana dengan hasil uji forensik  dan pengakuan korban?,” tanya Stef Pobas lagi.

Petunjuk Jaksa soal keterangan ahli, menurut Stef, sangat obyektif karena keterangan ahli tidak mengkin mengangkangi hasil uji forensik.

“Kalau alat uji forensik sudah bilang hasilnya positif, apa keterangan ahli bilang tidak?,” kata Stef heran.

Dia berharap agar Jaksa obyektif dalam memberikan petunjuk agar tidak menimbulkan kesan yang kurang baik dalam penanganan kasus tersebut apalagi pemalsuan tanda tangan yang dilakukan oleh terduga Elkana Boti menimbulkan kerugian negara yang nilainya mencapai Rp127 juta.

“Saya harap agar kasus tersebut segera diselesaikan karena menyangkut dengan keuangan negara yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah,” pungkas Stef.

Sementara Kasat Reskrim Polres TTS, IPTU Jamari, SH, Mh yang ditemui diruang kerjanya, Selasa (13/5/2019), optimis jika berkas perkara Ekana Boti akan dilengkapi dalam waktu dekat ini.

“Kita optimis berkas dari Kades Sono akan kita lengkapi dalam waktu dekat,” janji Jamari.

(PR)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top