Daerah

Obyek Wisata Yang Wajib Dikunjugi di Maukaro Ende

TEROPONGNTT, ENDE – Kecamatan Maukaro di Kabupaten Ende ternyata menyimpan sejumlah potensi wisata yang menarik. Sayangnya, sejumlah potensi wisata yang ada belum dikelola pemerintah secara lebih baik.

Berikut ini beberapa potensi wisata di Kecamatan Maukaro, Kabupaten Ende yang wajib dikunjungi :

  1. Pantai Maukaro :

Pantai Maukaro disebut sebagai pantai berpasir putih yang sering dikunjungi masyarakat. Air yang jernih dan ombak yang kecil dan lemah gemulai membuat para pengunjung tak berpaling. Pantai Maukaro bahkan disebut sebagai Enam Pantai Menakjubkan di Flores, seperti diberitakan VIVA.co.id.  Pantai Maukaro berada sekitar 56 kilometer dari pusat Kota Ende melalui jalur Kecamatan Nangapanda, dan sekitar 87 kilometer melalui Kecamatan Wewaria. Di Pantai Maukaro, wisatawan juga dapat langsung menikmati ikan bakar sambil berenang di pantai.

  1. Pantai Jaga Po

Pantai Jaga Po merupakan salah satu wisata alam menakjubkan, dengan hamparan pantai berpasir putih dan pemandangan laut yang indah. Pantai Jaga Po terletak di Desa Kobaleba, Kecamatan Maukaro, kira-kira 61 km dari pusat Kota Ende melalui wilayah Kecamatan Nangapanda dan 82 km melalui wilayah Kecamatan Wewaria. Pantai wisata yang masih alamiah dan belum terjamah ini merupakan lokasi yang sangat ideal.

 

  1. Danau Tiwu Lewu

FOTO : Danau Tiwu Lewu

Wisata alam Danau Tiwu Lewu termasuk salah satu obyek wisata pilihan di Kabupaten Ende selain Taman Nasional Kelimutu dan Rumah Pengasingan Bung Karno yang sudah sangat terkenal. Seperti dirilis tourism.nttprov.go.id, sebuah website resmi Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT,  Danau Tiwu Lebu merupakan sebuah danau yang terletak di Desa Kebirangga Tengah, Kecamatan Maukaro dengan luas areal sekitar 5.000 meter persegi. Danau Tiwu Lewu memiliki alam yang sangat alamiah, indah dan belum tersentuh. Di dalam danau tersebut terdapat buaya. Cerita legenda terbentuknya Danau Tiwu Lewu pun unik dan menarik.

 

  1. Belut Keramat Boafeo

Di Desa Boafeo, Kecamatan Maukaro ada belut keramat yang dikenal dengan sebutan Keba Sang Du’a Ria.  Belut keramat ini hidup di sebuah mata air, di kawasan yang sejuk dan tenang. Belut keramat ini hanya bisa dilihat jika dipanggil dengan bahasa adat. Ada cerita legenda menarik dan unik, bagaimana sampai ada belut keramat di sumber mata air di kawasan Desa Boafeo ini. Jika belum sempat berkunjung ke Boafeo, dapat melihat Keba Sang Du’a Ria di Boafeo ini pada sebuah posting-an di youtube.

  1. Pemandian Tiwu Feo

Di Mbakaondo, Desa Kebirangga Selatan, juga ada sebuah tempat pemadian umum bernama Tiwu Feo, di sungai Mbakaondo. Disebut Tiwu Feo karena di tempat itu, air sungainya cukup dalam seperti air danau, dan cocok bagi yang ingin mandi sambil berenang. Selain di Tiwu Feo, beberapa titik di sepanjang sungai Mbakaondo juga ada air yang cukup dalam. Sungai Mbakaondo tak pernah kering dan termasuk sungai besar dengan air yang jernih.

  1. Kubur Rate Karo

Kubur Rate Karo merupakan salah satu keunikan kuburan megalitik di Kecamatan Maukaro. Kubur Rate Karo berada di wilayah perkampungan Bengge, Desa Kebirangga Tengah.. Di wilayah Kecamatan Maukaro, tidak semua kuburan berbentuk seperti kubur Rate Karo. Kubur seperti Kubur Rate Karo juga ada satu kubur di kampung Ratesuba, di kampung Mbakaondo dan hanya ada satu atau dua kubur di kampung lainnya di Kecamatan Maukaro. Tentu ada alasannya sendiri, mengapa Kubur Rate Karo memiliki bentuk yang berbeda dari kuburan pada umumnya.

  1. Jalan Salib Tanpa Alas Kaki

Ada tradisi baru dalam perayaan Hari Raya Jumat Agung di wilayah Paroki St Vinsentius A Paulo Ratesuba yakni tradisi baru Jalan Salib Tanpa Alas Kaki. Tradisi jalan salib ini sudah berjalan dua tahun berturut-turut dan menjadi tradisi jalan salib yang unik. Umat Katolik setempat melakukan prosesi jalan salib tanpa alas kaki sepanjang 8 kilometer dari Stasi Maukaro menuju Stasi Kamubheka.

(*/berbagai sumber)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top