Daerah

Kegiatan Fasilitasi, Penguatan dan Upaya Pemantapan FKUB Kabupaten Ende Digelar di Kecamatan Detukeli

TEROPONGNTT, ENDE — Pemerintah Kabupaten Ende melalui Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Ende, melaksanakan kegiatan Fasilitasi, Penguatan dan Upaya Pemantapan Forum Kerukunan Umat Beragama Tingkat Kabupaten Ende di Kecamatan Detukeli, Kamis (18/10/2018).

Pada kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Detukeli  ini, Kepala Kesbangpolinmas Kabupaten Ende, Yoseph Woge mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk kembali meingingatkan dan menegaskan bahwa negara Indonesia adalah negara yang berasaskan Pancasila.

Kemejemukan dan keragaman harus dihormati oleh seluruh anak bangsa, agar tidak mencederai cita-cita kemerdekaan yang dicetuskan oleh founding father, Soekarno – Hatta.

Yoseph Woge mengatakan, keanekaragaman merupakan aset dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Keanekaragaman adalah salah satu modal dasar pembangunan, meskipun mengelola kemejemukan bukanlah perkara yang mudah.

Yoseph Woge juga mengingatkan seluruh masyarakat Kabupaten Ende, termasuk warga Kecamatan Detukeli, bahwa bangsa Indonesia sedang melaksanakan pesta demokrasi untuk pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) serta pemilu legislatif (pileg).  Karena itu, semua pihak harus menjaga kedamaian, kerukunan dan ketentraman untuk mewujudkan pemilu damai.

Kegiatan Fasilitasi Penguatan dan Upaya Pemantapan Forum Kerukunan Umat Beragama Tingkat Kabupaten Ende ini juga dihadiri Ketua Forum Kerukunan umat Beragama (FKUB) Kabupaten Ende, RD Siprianus Sadipun, Pr, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ende, Wihelimus Yohanes Ndoa, Camat Detukeli, Maksimus Sensi, Anggota FKUB Kabupaten Ende, Pendeta Benyamin dari unsur Agama Kristen Protestan , Rateman dari unsur Agama Hindu, dan Frans Taso, Maksi, Densi Parera dan Djolan Rinda dari dari unsur Agama Katolik serta dan peserta dari unsur pemerintah desa se-Kecamtan Detukeli , tokoh muda, tokoh perempuan dan masyarakat lainnya. (Djolan)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top