Daerah

Inilah Para Pejabat Eselon II yang Diberhentikan dan Dilantik Gubernur NTT, Viktor B Laiskodat

TEROPONGNTT, KUPANG – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Laiskodat melakukan mutasi terhadap pejabat eselon II lingkup pemerintah Provinsi NTT. Dampak dari mutasi ini, sejumlah pejabat terpaksa harus dinon-jobkan atau diberhentikan dari jabatannya.

Seperti dikutip dari media online diantimur.com, berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Nusa Tenggara Timur nomor BKD.013.1/1/59/PK-JS/II/2019, Gubernur NTT mengangkat dan memberhentikan sebagian pejabat eselon II.

Pejabat yang diberhentikan atau dinon-jobkan antara lain; Drs. Simon Sabon Tokan (Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Rakyat), Drs. Mikael Fernandez (Asisten Pemerintahan) Ir. Alexander Sena (Asisten Perekonomian dan Pembangunan), Ir. Andreas Koreh, MT (Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang), Ir. Yohanes Tay Ruba, MM (Kepala Dinas Pertanian), Drs. Wilhelmus Foni, M.Si (Kepala Dinas Sosial) dan Ir. Bony Marasin, M.Si (Kepala Dinas ESDM).

Selain itu, juga diberhentikan atau dinon-jobkan yakni, Ir. Frederick Tielman, M.Si (Kepala Dinas Perpustakaan), Drs. Bruno Kupok (Diberhentikan), Ir. Yulia Arfa (Kepala Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman), Drs. Hadji Husen (Kadis Perdagangan), dr. Yofita Mitak, MPH (Kepala Dinas Ketahanan Pangan), Yohanes Hawula, SH, M.Si (Kepala Satuan Pol PP), Drs. Tini Tadeus, SH (Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah), Drs. Paulus Manehat, M.Si (Kepala Badan Perbatasan).

Sementara pejabat yang dilantik dan dipercaya menduduki jabatan yakni, Ir. Stef Ratu Oedjoe (Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan), Drs. Benyamin Lola, M.Pd (Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan), Ir. Samuel Rebo (Asisten Perekonomian dan Pembangunan), Drs. Mekeng P. Florianus (Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan), Dra. Bernadeta Usboko, M.Si (Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Rakyat) dan Dr. Drs. Jelamu Ardu Marius, M.Si (Kepala Biro Humas dan Protokoler).

Selain itu, juga dilantik yakni, Kosmas Lana, SH, M.Si (Asisten Administrasi Umum), Drs. Sinun Petrus Manuk (Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa), Johana Lisapaly, SH, M.Si (Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik), Drs. Marsianus Djawa, M.Si (Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu), Drs. Jamaludin Ahmad (Asisten Pemerintahan), Dra. Sisilia Sona (Kepala Dinas Koperasi Tenaga Kerja dan Transmigrasi), Ir. Wayan Darmawa, MT (Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif), Drs. Hali Lanan Elias (Kepala Biro Umum), Drs. Zakarias Moruk, MM (Kepala Badan Keuangan), Drs. Thomas Bangke, SE, M.Si (Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah), Ir. Dany Suhadi (Kepala Dinas Peternakan), Drs. Aba Maulaka (Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika), Ir. Isak Nuka, ST, MM (Kepala Dinas Perhubungan), drg. Dominikus Mere, M.Kes (Kepala Dinas Kesehatan), Drs. Thobias Ngongo Bulu (Sekretaris DPRD), Dr. Keron Petrus (Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah) Drs. Siprianus Kopong Kelen, S.Sos, M.Si (Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa), Alexon Lumba, SH, M.Hum (Kepala Biro Hukum), Ganef Wurgiyanto (Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan) Bartolomeus Badar, SH, MM (Kepala Biro Organisasi), Ir. Fredy J. Kapitan, M.Si (Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan), Drs. Samuel Pakereng, M.Si, (Staf Ahli Bidang Pemerintahan), Dr. Drs. Y. L. Rubidara, M.Si (Kepala Biro Ekonomi dan Kerjasama).

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dalam sambutannya pada acara pelantikan mengatakan, perlu adanya sebuah regenerasi untuk mendukung perwujudan misi NTT Bangkit Menuju Masyarakat Sejahtera.

“Pergantian jabatan adalah hal yang biasa. Dalam siklus pemerintahan naik atau turun itu hal biasa,” ujar Viktor B Laiskodat seperti dilansir nusataonline.com, Jumat (15/2/2019).

Meski demikian, ia mengatakan sebagin dari pejabat yang diberhentikan akan diangkat lagi menjadi staf khusus gubernur untuk mendukung percepatan pembangunan di NTT.

“Saya melihat senior-senior mempunyai kemampuan luar biasa. Karena itu saya akan mengeluarkan Pergub untuk menjadi staf khusus Gubernur untuk membantu mimpi dan percepatan pembangunan,” katanya. (*/diantimur.com)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top