Daerah

Hendak Berangkat ke Denpasar Bali, Tiga Tenaga Kerja Ilegal Dicekal di Bandara El Tari Kupang

TEROPONGNTT, KUPANG – Pada Selasa, 4 Desember 2018 sekira pukul 13.10 wita,  petugas Satgasnaker mencekal tiga (3) calon tenaga kerja ilegal di pintu cek-in Bandara El Tari Kupang. Ketiga calon tenaga kerja ilegal ini hendak berangkat ke Denpasar-Bali menggunakan pesawat Lion Air JT 925.

Saat dimintai keterangan oleh petugas Satgasnaker, perekrut bernama Gregorius, mengaku sebagai Purnawirawan Polri dan rencananya ketiga calon tenaga kerja tersebut akan dikerjakan sebagai asisten rumah tangga di rumah Brigjen Pol (Purn) Komang Udayana (Mantan Wakapolda Bali). Gregorius mengaku belum tahu kalau ada aturan/larangan dari Gubernur NTT untuk warga yang akan bekerja keluar daerah.

Bahkan salah satu calon tenaga kerja atas nama Jeni Selan, membawa KTP Palsu hasil scan Menurut pengakuan Jeni Selan, KTP palsu miliknya dibuat oleh Marselinus Selan,  yang beralamat di Kupang, namun tidak mengetahui alamat jelasnya.

Berdasarkan fakta tersebut, Petugas Satgasnaker, Yohana Antoniwati, SH dan Sahar Hasan, yang saat bertugas di Bandara El Tari Kupang, membatalkan keberangkatan ketiga calon tenaga kerja ilegal tersebut. Alasannya, karena dinilai berangkat bekerja ke luar daerah secara ilegal.

Kepada ketiga tenaga kerja ilegal dan perekrutnya, Petugas Satgasnaker kemudian mendata dan memberikan pemahaman tentang tata cara bekerja ke luar daerah. Selanjutnya, ketiga tenaga kerja ilegal tersebut dipulangkan ke kampung halamannya.

Saat ditemui wartawan Teropongntt.com di ruang kerjanya, Satgaspam Bandara El Tari dari Lanud El Tari Kupang, Volkas Nanis, SH, MH, menjelaskan bahwa pada hari yang sama sudah enam orang tenaga kerja ilegal yang dicekal di Bandara El Tari Kupang.

“Hari ini  di Bandara El Tari sudah dicekal 6 orang tenaga kerja yang hendak keluar NTT, yang berasal dari berbagai kabupaten. Selanjutnya, mereka dipulangkan kembali ke kampung halamannya,” kata Volkas Nanis.

Sementara Gregorius selaku perekrut, mengaku kecewa kerena ke-3 anak tersebut mempunyai niat untuk bekerja dan membantu ekonomi keluarganya. Bahkan saat itu, diantar langsung okeh orang tua dan keluarganya.

Ketika media menghubungi pria bernama Komang Udayana melalui hand phone (HP), Komang Udayana mengakui akan mempekerjakan ke-3 anak tersebut di rumahnya di Denpasar Bali. Bahkan, ketiga anak tersebut nantinya akan dijadikan sebagai anak angkatnya.

Kerena menurut pengakuan, Komang Udayana, dirinya pernah bertugas di NTT dan sudah banyak anak-anak NTT yang sudah berhasil di tangannya. (len)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top