Daerah

FKM Undana Gelar Pelatihan Bagi Populasi Kunci, Ini Materinya….

# Bekerjasama Dengan KPA Kota Kupang

FOTO : Kiri-kiri Kelor

TEROPONGNTT, KUPANG — Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Nusa Cendana (Undana) bekerjasama dengan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Kupang menggelar Pelatihan Pembuatan Kiri-Kiri Kelor dan Akses Orietnik yang diikuti Populasi Kunci dari Kelurahan Alak dan Kelurahan Lasiana. Populasi kunci didefinisikan sebagai kelompok masyarakat yang paling berdampak pada HIV dan AIDS.

Pelatihan dilaksanakan selama dua hari di Rumah Jabatan (Rujab) Wakil Walikota Kupang, Senin-Selasa (1-2/7/2019). Pada hari pertama, peserta tidak hanya dilatih untuk membuat kiri-kiri kelor, tetapi juga diberikan informasi mengenai pembuatan bubuk kelor sederhana.

Sementara hari berikutnya, peserta dilatih membuat aksesori berupa anting-anting dan kalung berbahan dasar kain tenun. Kiri-kiri kelor yang diproduksi sudah dijual dengan kisaran harga Rp 2.000 – Rp 10.000, sedangkan aksesori etnik akan dijual dengan kisaran harga Rp 25.000 – Rp 60.000.

Pelatih pada kegiatan ini berasal dari Warga Peduli AIDS (WPA) Oesapa Selatan, WPA Liliba dan WPA Naikoten 1. Peserta tampak antusias selama mengikuti kegiatan karena pelatih menyampaikan materi dengan sederhana dan menjelaskan secara detail teknik-teknik pembuatan produk.

Salah satu peserta menyatakan, akan berkoordinasi dengan Ketua RT di lingkungannya untuk melibatkan populasi kunci lain yang tertarik melakukan usaha bersama.

Ketua Tim PKM Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Nusa Cendana (Undana), Helga Ndun, SKM menyampaikan bahwa pelatihan dimaksudkan untuk memberikan keterampilan terkait usaha ekonomi produktif agar populasi kunci dapat meningkatkan pendapatan keluarga mereka.

(VM)

 

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top