Daerah

Emir Qatar Lakukan Kunjungan Wisata di Maumere, Begini Komentar Dominggus Koro dan Petrus Selestinus

TEROPONGNTT, MAUMERE — Emir Qatar, Syekh Tamim bin Hamad Al-Tsani dan rombongan melakukan kunjungan wisata di Maumere, ibu kota Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pekan lalu. Syekh Tamim bin Hamad Al-Tsani mengaku puas berlibur dan berjanji akan kembali mengunjungi Maumere untuk menikmati keindahan alam bawah laut di daerah tersebut.

Menanggapi kunjungan Emir Qatar, Syaikh Tamim Bin Hamad Al-Thani dan rombongan sebagai wisatawan, Ketua DPC HPI dan Anggota Badan Promosi Pariwisata Sikka, Dominggus Koro berkomentar, liburan mewah Emir Qatar di Maumere adalah berkah. Jadikan ini pelecut semangat untuk terus asa dan impian ‘make Maumere Great Again’. Mengkaji ulang serentak menggenjot penataan kembali Taman Wisata Alam Laut Teluk Maumere secara lebih intens, serius, dan berorientasi mutu.

Seperti diberitakan Kumparan.com, Dominggus Koro berkomentar, kehadiran Emir Qatar adalah pertanda kehidupan pariwisata. Bahwa ada kemolekan, ada eksotisme di Maumere, sehingga memilih Maumere sebagai tanah pertama yang dipijaknya. Bahwa wisata bahari adalah andalan kita.

“Sekali lagi, kehadiran Emir Qatar adalah kebanggaan sekaligus pelecut semangat kita masyarakat Sikka. Semoga kerja pembangunan pariwisata kita terarah,” kata Dominggus Koro.

Anggota Forum Advokat Pengawal Pancasila ( FAPP), Petrus Selestinus turut berkomentar terkait kunjungan wisata Emir Qatar, Syekh Tamim bin Hamad Al-Tsani dan rombongan di Maumere, ibu kota Kabupaten Sikka. Menurut Petrus Selestinus, kunjungan Emir Qatar, Syaikh Tamim Bin Hamad Al-Thani dan rombongan sebagai wisatawan ke Maumere, akan semakin memperkokoh posisi Pulau Flores sebagai Kawasan Strategis bahkan Super Strategis Pariwisata.

Dalam press release-nya yang diterima wartawan teropongntt.com, Minggu ( 9/6/2019), Petrus Selestinus yang juga berdarah Maumere ini berharap, kedatangan Emir Qatar, Syaikh Tamim Bin Hamad Al-Thani dan rombongan betul-betul murni sebagai rekreasi dan sudah paham dengan hukum positf Negara Indonesia. Sehingga Emir Qatar dan rombongan bisa langsung menuju ke obyek wisata Teluk Maumere untuk tujuan rekreasi, pengembangan pribadi atau untuk mempelajari dan menikmati keunikan daya tarik wisata yaitu keindahan alam Taman Laut, Teluk Maumere sebagai tempat menyelam terpopuler dan beberapa tempat lain di NTT.

Petrus Selestinus juga mengharapkan, kunjungan wisata Emir Qatar, harus menjadi pelajaran bagi semua pihak terutama Kementerian Pariwisata bahwa tidak semua destinasi wisata dengan status super prioritas dapat diterapkan program Wisata Halal. Hukum positif kita khususnya UU Kepariwisataan, dengan tegas menyatakan bawa Kepariwisataan diselenggarakan dengan prinsip menjunjung tinggi norma agama dan nilai budaya sebagai pengejawantahan dari konsep hidup dalam kesimbangan hubungan antara manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa. Hubungan antara manusia dan sesama manusia dan hubungan antara manusia dengan lingkungan, keberagaman budaya dan kearifan lokal

Petrus Selestinus mengatakan, sebagai kepala negara, Emir Qatar dan rombongannya sudah pasti memiliki informasi lengkap tentang kondisi geografis, kultur masyarakat dengan toleransi yang tinggi, masyarakat majemuk dengan mayoritas beragama Katolik, dengan adat budaya yang bebeda di setiap kabupaten, sehingga Emir Qatar dan rombongannya dengan kepercayaan penuh datang berkunjung, sekaligus bagi warga Muslim Flores. Ini merupakan sebuah kunjungan kehormatan, karena bersamaan dengan perayaan Hari Raya Idul Fitri dimana sebagian warga Flores beragama Muslim.

“Ini menjadi bukti bahwa faktor budaya dan keindahan alam Pulau Flores, NTT yang menjadi tujuan utama kunjungan Emir Qatar, bukan persoalan ada atau tidak program Wisata Halal di Flores bahkan di Indonesia,” kata Petrus Selestinus.

(*/Djolan Rinda/kumparan.com/Beritasatu.com )

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top