Daerah

Bupati Ende, Marselinus YW Petu : Kabupaten Ende Model Kerukunan di Indonesia

TEROPONGNTT,ENDE- Kabupaten Ende dikenal sebagai salah satu daerah teraman di Indonesia. Bahkan indeks prestasi kerukunan di Ende Propinsi Nusa Tenggara Timur berada di peringkat pertama nasional .
Hal itu dikatakan Bupati Ende Ir.Marcel Petu dalam sambutanya pada Pencanangan dan peresmian Kelurahan Onekore Kecamatan Ende Tengah Sadar Kerukunan dikantornya Kelurahan Onekore Jumat,26/10/2018 sore.
“Ende senantiasa eksis sebagai daerah yang menjunjung tinggi kerukunan meskipun merupakan masyarakat yang berada di tengah pluralitas etnis, agama, budaya dan adat istiadat,”  kata Marcel.

Dibilang aman, bukan berarti Ende tidak mengalami gangguan keamanan sama sekali.
Karena itu pula, menurut Marcel, rangkaian kegiatan yang digelar di Ende selama tahun ini bertujuan mempengaruhi perubahan sosial di masyarakat dan memantapkan tekad memelihara persaudaraan di masyarakat.

“Masyarakat Kabupaten Ende harus tetap berprinsip bahwa nilai-nilai pluralistik bukan sesuatu yang diberikan begitu saja melainkan harus diperjuangkan melalui sebuah gerakan bersama,” imbuhnya.

Gerakan bersama itu, menurut Marcel, telah diwujudkan melalui momentum peresmian dan pencanangan kelurahan sadar kerukunan. Secara khusus sebagai langkah awal sekaligus ajakan kepada segenap masyarakat luas untuk bersama-sama menjaga dan memperjuangkan eksistensi Kabupaten Ende.

Di tempat yang sama, Ketua FKUB Kabupaten Ende, Romo Sipirianus Sadipun, mengatakan untuk membangun kerukunan di Ende tidak hanya berupa konsep atau pemikiran semata namun harus dilaksanakan.

“Bukan sekedar berpikir atau berwacana secara verbal tetapi harus ada tindakan nyata yang harus ditunjukan dalam realitas kehidupan manusia,dan jangan memanfaatkan agama untuk kepentingan tetentu ” kata Romo Siprianus.

Romo Sadipun juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran FKUB (Forum Kerukunan Antar Umat Beragama) atas peranannya dalam menjaga kerukunan di Ende.

“Saya sampaikan terimakasih dan pengahargaan yang tinggi atas karya dan pengabdiannya,” katanya.

Terselengaranya pencanangan dan peresmian kelurahan sadar kerukunan tersebut tidak terlepas dari peranan panitia. Sebagai perwakilan panitia, Lurah Onekore, Yohanes B.K Hami.SE mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan untuk pertamakalinya di Ende.

“Pencanangan kelurahan sadar kerukunan ini adalah yang pertamakalinya di Ende Ini hasil kerjasama dengan Pemerintah Kelurahan dan FKUB Kabupaten Ende. Dalam kegiatan ini, sekaligus membetuk FKUB di tingkat Kecamatan Ende Tengah,” kata Yohanes.

Acara ini juga dihadiri Tokoh Agama Islam,Tokoh Agam Protestan,dan Tokoh Agama Hindu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kabupaten Ende dan pengurus PKK Ende, serta Anak-anak TK,SD,SMP dan SMA sewilayah Kecamatan Ende Tengah.(Djolan)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top