Daerah

Berkunjung ke Maumere Serasa Tak Lengkap Bila Tidak Sampai ke Bukit Keling Nilo

TEROPONGNTT, MAUMERE – Berkunjung ke Kota Maumere, Kabupaten Sikka di Pulau Flores, serasa tak lengkap jika tidak sampai di tempat wisata rohani Patung Bunda Maria Nilo. Patung Bunda Maria tertinggi di Pulau Flores yang terletak sekitar 7 km dari Kota Maumere, ibukota Kabupaten Sikka.

Seperti diberitakan dawainusa.com, tempat wisata rohani Patung Bunda Maria Nilo berada tepat di atas Bukti Keling Nilo, di Desa Waluwutik, Kecamatan Nita. Bukit Bunda Maria Nilo merupakan tempat ziarah bagi umat Katolik yang ingin mendapatkan ketenangan hati dan pikiran.

Di tempat ini, para peziarah dan wisatawan dapat beribadat sekaligus berekreasi, karena kawasan Bukit Keling Nilo memiliki suasana yang tenang, dikelilingi pepohonan hijau dengan udara yang sejuk dan pemandangan ke arah pantai Teluk Maumere yang indah.

Untuk mencapai bukit ini, pengguna dapat menyewakan kendaraan atau menggunakan jasa ojek dengan jarak tempuh sekitar satu jam lamanya dari kota Maumere. Selain umat Katolik yang berziarah, kawasan wisata rohani ini sepertinya terbuka pula bagi wisatawan umum yang ingin sekedar berkunjung.

Sementara btravindonesia.com, dalam tulisannya yang dikutip tentangflobamorata.blogspot.com, menyebutkan Patung Bunda Maria Segala Bangsa Nilo merupakan salah satu karya besar dari Kongregasi Carmel. Patung ini dibangun oleh Tarekat Pasionis yang bekerja sama dengan umat Katolik setenpat. Almarhum Uskup Agung Ende, Mgr. Abdon Longinus da Cunha memberkati dan membukanya secara resmi sebagai tempat ziarah pada tanggal 31 Mei 2005.

Selain Patung Bunda Maria Nilo, Kabupaten Sikka juga memiliki sejumlah obyek wisata yang indah dan menakjubkan. Diantaranya, Pantai Koka yang letaknya tidak terlalu jauh dari Kota Maumere dengan pasir pantainya yang bersih dan air laut yang jernih serta tebing-tebing karang yang memagari pantai, membuat tempat ini diminati para wisatawan.

Selain Pantai Koka, juga ada Meseum Bikon sebagai satu-satunya museum di Kota Maumere yang terletak di dalam kompleks Seminari Tinggi Ledalero, di Desa Nita, Kabupaten Sika. Museum ini didirikan oleh seorang Misionaris SVD, Pastor Theodor Verhoeven pada tahun 1973. Pater Theodor adalah seorang ahli enolinguistik tamatan Universitas Utrech Nederland.

Ada juga Gereja Tua Sikka yang telah berusia satu abad, dibangun oleh Pastor Y Engbers pada tahun 1899, di zaman Portugis. Ada Desa Doka, sebuah desa yang dikenal memiliki tenun kain yang sangat indah dan masih banyak obyek wisat menarik lainnya.

(*/berbagai sumber)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top