Daerah

Begini Prospek Perekonomian Daerah NTT Sesuai Kajian Ekonomi Regional Bank Indonesia

TEROPONGNTT, KUPANG — Perekonomian Provinsi NTT pada triwulan III tahun 2019 diperkirakan tumbuh 4,80-5,20% (yoy). Secara keseluruhan tahun 2019, ekonomi Provinsi NTT diperkirakan tumbuh pada kisaran 5,00-5,40% (yoy) atau sedikit lebih tinggi dibandingkan realisasi pertumbuhan tahun 2018 sebesar 5,13% (yoy).

Demikian Kajian Ekonomi Regioonal Provinsi NTT yang disiarkan Bank Indonesia (BI) melalui website-nya, www.bi.go.id yang dikutip Teropongntt.com, Minggu (7/7/2019). Disebutkan, dari sisi pengeluaran, perekonomian Provinsi NTT pada triwulan III tahun 2019 diperkirakan didorong oleh peningkatan investasi.

Sementara itu, dari sisi sektoral, pertumbuhan ekonomi akan didorong oleh sektor perdagangan besar dan eceran, informasi dan komunikasi, serta administrasi pemerintahan. Faktor risiko utama yang perlu diwaspadai adalah kondisi cuaca yang sangat mempengaruhi hasil pertanian serta potensi perlambatan realisasi pembangunan infrastruktur sebagai dampak adanya Pemilu.

Di sisi lain, Bank Indonesia (BI) merilis bahwa, inflasi Provinsi NTT pada triwulan III 2019 diperkirakan pada kisaran 2,90-3,50% (yoy). Kenaikan harga kelompok bahan makanan dan tahun ajaran baru menjadi pendorong inflasi pada triwulan III 2019.

Secara keseluruhan tahun 2019, inflasi Provinsi NTT diperkirakan masih pada kisaran inflasi nasional yakni 2,40-2,80% (yoy), lebih rendah dibandingkan tahun 2018 yang mencapai 3,07% (yoy).

 

(*/ www.bi.go.id)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top