Daerah

Asny Lema Sampaikan Pesan Dibalik Film ‘A Man Called Ahok’

TEROPONGNTT, KUPANG — Film ‘A Man Called Ahok’ yang disutradarai Putrama Tuta, diputar di salah satu bioskop di Kota Kupang, Sabtu (10/11/2018). Pemutaran film ini juga dihadiri Yohanis Fransiskus Lema, atau yang lebih dikenal dengan Ansy Lema, sebagai juru bicara Ahok.

Dalam siaran persnya, Ansy Lema menjelaskan, film dengan bintang utama Daniel Mananta itu mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat Kota Kupang yang menikmatinya. Itu karena film yang diproduksi The United Team of Art, merupakan sebuah film keluarga yang syarat akan nilai-nilai dan pendidikan karakter.

Pendidikan karakter dalam film ini dilakukan Kim Nam, ayah Ahok. Kim Nam, tak hanya punya semangat untuk mendidik anak-anaknya agar mencintai Indonesia, tetapi juga mangajarkan mereka menempatkan kemanuisaan di atas segalanya.

“Kim Nam mendidik agar anak-anaknya mencintai Indonesia, memuliakan kemanusiaan dan memiliki kepedualian membantu kaum miskin,” ungkap Ansy Lema.

Menurut mantan aktivis 98 ini, sosok Ahok dikenalnya sebagai salah seorang pemimpin transformatif dan inspiratif yang menjadi teladan kepemimpinan bagi Indonesia. Hal ini tidak terlepas dari penerapan nilai-nilai di dalam lingkungan keluarga sejak usia dini.

Selain mengangkat nilai-nilai seperti kejujurana dan kedisplinan, The Man Called Ahok juga mengakangkat kisah tentang semangat rela berkorban yang ditopang rasa empati terhadap yang lain, khususnya mereka yang terpinggirkan.

Semangat ini tentu akan dengan mudah ditemukan dalam diri Ahok ketika memimpin DKI Jakarta. Meskipun bagi lawan-lawan politiknya, Ahok kerap dicap ‘beringas’ tetapi rasa empati terhadap orang-orang kecil tumbuh dalam seluruh sikap politiknya. (Djolan)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top