Daerah

Agustinus Nahak : Biografi WJ Lalamentik yang Diceritakan Keluarga Itulah yang Benar

FOTO : Agustinus Nahak, SH, MH

TEROPONGNTT, KUPANG – Biografi Gubernur NTT pertama, WJ Lalamentik, yang diceritakan pihak keluarga adalah biografi WJ Lalamentik yang benar. Karena itu, sebaiknya beberapa kesalahan dalam penulisan biografi WJ Lalamentik yang pernah diberitakan kalangan media, sebaiknya diluruskan dan dicabut.

Demikian dikatakan Kuasa Hukum Keluarga WJ Lalamentik, Agustinus Nahak, SH, MH saat mendampingi tiga putri WJ Lalamentik dalam jumpa pers yang digelar di Hotel Swiss BelInn Kristal  Kupang, Selasa (27/11/2018) sore. Ketiga putri WJ lalamentik yang menggelar jumpa pers tersebut yakni Chenny Irene Lalamentik, Ellen Florence Lalamentik dan Margareth Elanor Lalamentik.

Menurut Agustinus Nahak, pihak keluarga menilai ada beberapa kesalahan dalam pemberitaan media terkait biografi WJ Lalamentik. Pemberitaan tersebut perlu diklarifikasi dan diluruskan agar tidak memberi pemahaman yang salah kepada masyarakat yang kemudian emmbuat marwah nama baik WJ Lalamentik sebagai Gubernur NTT yang pertama menjadi tercoreng.

“Mari kita menjaga marwah nama baik WJ Lalamentik, Gubernur NTT periode 1958-1966 sebagai gubernur NTT yang pertama. Semasa hidupnya, WJ Lalamentik tak pernah terjerat kasus hukum apalagi dipenjara,” kata Agustinus Nahak.

Menurut Agustinus Nahak, setelah mengetahui adanya kekeliruan dan kesalahan dalam pemberitaan media terkait biografi WJ Lalamentik, ketiga putri almarhum WJ Lalamentik kaget dan merasa harus segera memberi klariifikasi dan meluruskan pemberitaan. Karena itu, ketiga putri WJ Lalamentik secara khusus datang ke Kupang untuk menyampaikan klarifikasi tentang pemberitaan ini.

Beberapa hal yang perlu diluruskan, kata Agustinus Nahak, diantaranya pemberitaan bahwa WJ Lalamentik pernah tersangkut kasus dan pernah dipenjara. Pemberitaan tersebut adalah tidak benar karena WJ Lalamentik tidak pernah tersangkut kasus hukum.

“Selama hidupnya, WJ lalamentik tidak pernah tersangkut kasus apapun, apalagi masuk penjara. Dan ada sejumlah kesalahan dalam pemberitaan media yang perlu diluruskan. Tetapi untuk lebih jelasnya akan disampaikan oleh ketiga putri WJ Lalamentik yang hadir di sini,” kata Agustinus Nahak.

Sementara tiga putri WJ Lalamentik yakni, Chenny Irene Lalamentik, Ellen Florence Lalamentik dan Margareth Elanor Lalamentik, dalam jumpa pers tersebut mengatakan, mereka sebagai anak dan cucu merasa terkejut ketika mengetahui ada yang keliru atau salah dalam pemberitaan media massa terkait biografi ayah mereka selaku Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) yang pertama.  Karena itu, sebagai anak mereka wajib meluruskan kembali biografi Gubernur NTT periode 1958-1966 tersebut.

“Beritanya sudah agak lama tapi kami baru baca di media online sehingga kami baru tahu. Kami kaget, sangat kaget,” kata Chenny Irene Lalamentik.

Kesalahan dalam pemberitaan yang perlu diluruskan, kata Chenny Irene Lalamentik,  adalah menyakngku tempat kelahiran WJ Lalamentik yang ditulis di Wolojita, Kabupaten Ende, padahal WJ Lalamentik lahir di Kakas, Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara. Pangkat WJ Lalamentik yang disebutkan Brigjen TNI, padahal WJ Lalamentik adalah orang sipil.

Selain itu, kata Chenny Irene Lalamentik, ayahnya WJ Lalamentik diberitakan pernah menjadi Bupati Maluku Utara, juga pernah menjadi Bupati Maluku Tenggara, bahkan pernah terlibat kasus pilkada Aceh, dan beberapa kesalahan lpemberitaan ainnya. Berita-berita tersebut adalah tidak benar dan perlu diluruskan kembali. (max)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top