Daerah

1.094 Desa di NTT Masih Tergolong Desa Tertinggal

TEROPONGNTT, KUPANG – Sebanyak 1.094 desa atau 35,89 persen desa di wilayah Provinsi NTT saat ini masih tergolong desa tertinggal. Sementara 1.945 desa atau 63,81 persen desa termasuk di NTT termasuk desa berkembang.

Hal ini terungkap dalam konferensi pers yang digelar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTT, Maritje Pattiwaellapia, di kantor BPS tersebut, Senin (10/12/2018). Sedangkan yang termasuk desa mandiri tercatat sebanyak 9 desa atau 0,30 persen desa. Jumlah total desa di NTT tercatat sebanyak 3.048 desa.

“Ini merupakan tantangan bagi pemerintah daerah (pemda) dalam pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” kata Maritje Pattiwaellapia.

Meski demikian,  kata Maritje Pattiwaellapia, jumlah desa mandiri di NTT ini mengalami peningkatan dibanding tahun 2014 yang Cuma memiliki 2 desa mandiri atau 0,07 persen desa. Begitupula dengan jumlah desa berkembang yang mengalami peningkatan dari tahun 2014 yang Cuma sebanyak 1.431 desa atau sebanyak 48,07 persen desa.

Sementara jumlah desa tertinggal di wilayah Provinsi NTT, kata Maritje Pattiwaellapia, mengalami pengurangan dibanding tahun 2014 yang berjumlah 1.544 desa atau sebanyak 51,86 persen desa. Jumlah ini sesuai perbandingan status Indeks Pembangunan Desa (IPD) tahun 2014 dan 2018.

Penentuan kemandirian desa ini, jelas Maritje Pattiwaellapia, berdasarkan lima kriteria yakni Pelayanan Dasar, Kondisi Infrastruktur, Transportasi, Pelayanan Umum dan Pemerintahan Desa.  (max)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top